Total Tayangan Halaman

Senin, 25 November 2013

     10 Tips Agar Rumah Tangga Awet, Harmonis dan Bahagia


Saya gak percaya kalau ada pasangan suami istri mengaku belum pernah terlibat cekcok rumah tangga. Tak peduli kondisi ekonomi mereka mapan, pasangan mereka cantik/tampan, mempesona hatinya, baik, ndak macam-macam kelakuannya, dsb. Udah cape rasanya ribut melulu, harus bagaimana lagi?

Ada satu kiat dari ibu menurut saya agak unik! Konon, bapak setiap kali berantem (marahan) sama ibu seringkali mengingatkan ibu jangan sekali-kali ngajak bapak cerai dikala kondisi ekonomi bapak belum mapan.

Alhasil, setiap kali bapak mengalami banyak kemajuan dalam setiap usahanya, permintaan ibu untuk bercerai pun jadi lupa, hehe.

Oya, judul posting ini mungkin terlalu idealis mengambil istilah "bahagia." Sebenarnya menurut saya, tidaklah harus panjang lebar "bertele-tele" membuat tips/kiat agar rumah tangga awet, harmonis & bahagia.



Kadang hanya meyakini dua prinsip sederhana: dengarkan bisikan kata hati (ia adalah jodoh terakhir saya), rasa saling mempercayai satu sama lain itupun sudah cukup. Jika dirasa masih kurang "greget" atau perlu beberapa referensi tambahan mendasar, berikut tips and kiat-kiatnya:


1. Jujur, terbuka, jangan disimpan

Aduh, anak SD aja pasti tau dong kalau mau jadi pengusaha ntu harus jujur, hhe. Kejujuran bukan sebatas menggantung di lidah, mampukah kita wujudkan setiap saat indahnya makna dari kejujuran?

Mungkin sebagian pasangan menganggap "masa bodo" apa yg sudah atw sedang terjadi. Namun, saya yakin sebagian besar pasangan ingin mengetahui banyak apa yg sebenarnya terjadi. So, belajarlah untuk selalu jujur, terbuka, jangan PMT (Pendam, Malu, Takut), juga harus siap terima resiko pahit-manisnya buah kejujuran.

2. Wajib saling percaya

Umumnya, rasa saling percaya hilang disebabkan oleh salah satu karakter negatif pasangan suka menyembunyikan sesuatu, suka berbohong, bahkan pernah memergoki pasangan berbuat ndak wajar: sms-an, teleponan dengan lawan jenis, kongkow ala anak ABG, balas inbox Facebook/Twitter lawan jenis, dsb.

So, buktikanlah setiap saat kalian mampu bersikap sewajarnya, apa adanya dan ndak di buat-buat. Ingat, serapat-rapatnya ikan disimpan ditempat paling tersembunyi sekalipun, bau amisnya bakalan tercium.

3. Bukan karena cinta, tapi lebih ke komitmen

Loh, kenapa bukan karena cinta semata? Alasannya sederhana kok, coba tanya kenapa kakek nenek kalian kelihatannya oke-oke saja rumah tangganya, ^_^. Padahal, sering kali dihantui rasa bosan. Nah, klu kalian bisa nebak jawabannya itulah sebuah komitmen baja. Tanamkan sugesti positif kalian ketika membuat keputusan pertama kali menikah maka itulah keputusan tepat.

Yah, membuat keputusan sangatlah mudah, bahkan semudah membalikkan telapak tangan tentunya. Namun, menjaga sebuah komitmen untuk tetap setia butuh perjuangan, pengorbanan, konsisten. Camkan selalu, melalui rintangan plus kesulitanlah justru pernikahan akan semakin dewasa terasah, sempurna and membawa kebahagiaan sejati.

4. Rencanakan masa depan: keuangan bersama

Berbicara mengenai perencanaan keuangan keluarga (suami-istri) sama halnya berbicara mengenai masa depan keluarga sendiri. Terlebih, buat pasangan baru menikah. Mereka bukan lagi hidup membujang, kondisi berbeda setelah berkeluarga memerlukan perencanaan keuangan melalui kesepakatan bersama.

Perencanaan keuangan keluarga diantaranya tabungan bersama, investasi (asuransi atau obligasi), pendapatan, pengeluaran maupun kemungkinan dalam kondisi terdesak mengenai peminjaman uang produktif (non konsumtif) perlu dipertimbangkan bersama pula.

Misalnya, salah satu pasangan memutuskan membuka usaha kecil-kecilan maka penentuan bidang usaha, penentuan lokasi, manajamen keuangan, pengangkatan karyawan, dsb. harus pula disepakati berdua.

5. Hindari hal yang tidak disukai pasangan

Jika kalian sudah belajar bersikap saling terbuka & jujur pastinya kalian akan mengetahui, memahami apa-apa hal tidak disukai pasangan. Misalnya, boleh jadi kalian mengawali pernikahan atau kenal dgn pasangan diawali melalui sesuatu kurang baik, namun belakangan salah satu pasangan kalian berubah total menjadi agak religi.

So otomatis ia menginginkan pasangannya (minimal) tanpa melanggar aturan-aturan agamanya. Apalagi, istri di rumah mampu menghidupkan suasana rumahnya sebagai sarana mengingat Tuhan. Kalau perlu bentuk undang-undang (peraturan) dalam rumah tangga secara tegas.

6. Sediakan waktu luang bersama

Jika kalian termasuk pasangan sibuk, cobalah menyediakan waktu luang setiap saat berdua. Waktu luang ini dapat digunakan pergi ke suatu tempat kalian suka, melakukan hobi, melakukan aktivitas secara bersama.

Misalnya, beribadah bersama, ajak makan di luar rumah, eksperimen buat menu masakan baru berdua di rumah, mandi bareng, dsb. Intinya lewat waktu luang, kalian dapat lebih memahami pasangan masing-masing, kalau sudah saling memahami kalian akan terhindar kemungkinan buruk perceraian terjadi.

7. Berbagi tugas: pekerjaan, pengurusan anak.

Umumnya, suami berada diluar rumah mencari nafkah rejeki buat mencukupi kebutuhan anak-istri. Sebaliknya, istri diutamakan bisa mengurusi hal-hal rumah tangga termasuk pengurusan anak-anak mereka.

Kadang istri tipe manja & posesif, apalagi pasangan baru nikah condong memilih menghindar mengurusi anak sendirian di rumah. Alasannya, mending cari pembantu atau saudara saja yang ngurusi anak, sehingga ia "istri" dapat mengontrol sekaligus suami diluar (bekerja, usaha) maupun anak di rumah.

Diperlukan ketegasan and komunikasi intens pasangan agar dapat bertindak saling kooperatif. Idealnya, masalah di dalam rumah adalah istri ahlinya-ratunya, jika istri dirasa sulit mengurusi anak, ia bisa bertanya ke ibu maupun salah satu kerabat mereka. Begitupun permasalahan di luar mencari nafkah adalah suami ahlinya-rajanya. Serahkan dan percayakanlah segala sesuatu pada ahlinya, ^_^.

8. Dengarkan keluhan pasangan

Sebenarnya, menyediakan waktu luang bersama serta sikap jujur, terbuka diharapkan terselip waktu buat berbagi, juga mendengarkan keluhan masing-masing pasangan. Namun, seringkali ada sesuatu unek-unek mendadak, unek-unek belum sempat terselesaikan tuntas harus segera disampaikan kembali.

Cari kembali waktu tepat seperti dikala mau tidur setelah anak tertidur. Jika pasangan dirasa lelah seharian bekerja cari waktu di pagi hari, sempatkanlah waktu minimal 10 menit - 30 menit mengutarakannya.

9. Bicarakan seks

Seks bersama pasangan suami-istri seringkali ampuh mengatasi masalah tanpa masalah, hhe. Maksudnya, tanpa disadari sepelik apapun permasalahan rumah tangga ternyata mampu diatasi hanya dgn hubungan intim yg sensasional.

Membicarakan seks terkadang menjadi hal sangat kurang nyaman bagi beberapa pasangan, bahkan bagi pasangan sudah menikah bertahun-tahun sekalipun. Padahal, bagi suami seks membuatnya merasa sangat nyaman, tenang plus lebih bahagia.

Menjadi istri harus tampil percaya diri. Suami sangat suka melakukan seks dengan istri yang mungkin tidak sempurna namun percaya diri bahwa dirinya adalah sosok paling cantik. Yup, bagi istri masalah ini dianggap sepele, mereka agak mementingkan komunikasi intim pasangan.

Lain halnya bagi suami bila kurang terpenuhi ia akan mudah marah, merasa kurang dicintai, kurang dipercaya, dsb. So, biasakanlah selalu bicarakan seks setiap saat, jangan hanya setiap kali ada masalah, hhe. Yah, lebih baik terlambat daripada tidak melakukan seks sama sekali, betul, ^_^.

10. Qanaah plus bersyukur

Qanaah artinya sikap rela menerima & merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dr rasa ketidakpuasan perasaan akan kekurangan. Sesungguhnya hanya mereka yg memiliki iman mampu bersikap merasa "beruntung" memiliki pasangannya. Ndak ada jaminan satupun bahwa harta (materi) dapat menjaga keutuhan rumah tangga mereka.

Materi masih bisa dicari tapi mempertahankan komitmen cinta sejati butuh tekad perjuangan serta pengorbanan sangat kuat kedua belah pihak. Contoh, artis, pejabat bahkan tetangga kita kelihatannnya hidupnya berkecukupan (minimal mobil & rumah punya), tapi rumah tangganya malah berantakan juga.

Sebaliknya, mereka biasa-biasa saja materinya tapi mampu mempertahankan rumah tangganya bak kisah cinta ala Romeo and Juliet. Godaan terbesar memang ada di benak para istri merasa belum tercukupi. Alangkah indahnya bila istri bisa mendorong suami supaya bekerja giat lagi & cerdas tentunya demi mencari sesuap "berlian."

Saya jadi teringat cerita nyata dari China (lupa lagi sumbernya), dimana kekuatan cinta sejati, qanaah (berasa beruntung), bersyukur plus komitmen "baja" mampu menguatkan rumah tangganya sampai akhir hayat hidup. Padahal, pernikahan mereka gak pernah mendapatkan restu kedua orang tua, sehingga ia berdua rela sampai mati hidup di gunung beranak pinak hingga hembusan napas terakhir.

Kesimpulan

Adakalanya diantara kalian mengalami pisah ranjang kemudian cerai (talak satu, dua) itu wajar. Jangan terlampau sedih, kecewa apalagi sampai minta bantuan paratidaknormal, ^_^.

Yakinkan dalam diri, hanya Tuhanlah penolongku. Jika kalian pandai menjaga (memperbaiki) diri baik; kemungkinan besar untuk kembali ke pasangan semula atau mendapatkan jodoh terbaik mudah. Intinya, kualitas diri kalian sendiri amatlah menentukan.



5 Tanda Pria Pemalu Jatuh Cinta Kepada Anda

1. Tanda Pria Pemalu Jatuh Cinta Pertama: Menghindari Tatapan Mata
Pria pemalu cenderung menghindari tatapan mata secara langsung dengan Anda. Bila ia sudah jatuh cinta kepada Anda, maka sesekali ia akan melirik Anda tetapi menghindari tatapan mata langsung dengan Anda, setidaknya dalam durasi singkat ia akan memalingkan tatapannya. Inilah tanda pria pemalu jatuh cinta yang pertama pada umumnya.
2. Tanda Pria Pemalu Jatuh Cinta Kedua: Mudah Gelisah
Biasanya pria pemalu yang sedang berada di dekat wanita yang dicintainya sering salah tingkah dan merasa tidak tenang, gugup, dan mudah sekali gelisah. Ia cenderung gemetar dan yang paling ekstrim adalah keringat dingin. Ketika Anda mulai menemukan ada pria yang seperti ini di dekat Anda, kemungkinan besar ia jatuh cinta kepada Anda. Jika Anda juga mencintainya, maka ada baiknya Anda mulai bertindak halus dalam upaya untuk meningkatkan kepercayaan dirinya agar memulai untuk mendekati Anda.
3. Tanda Pria Pemalu Jatuh Cinta Ketiga: Tatapan Mendalam Sesekali
Anda bisa mengetahui tanda pria pemalu jatuh cinta kepada Anda dengan melihat tatapannya dan cara dia menatap Anda dengan tatapan seperti itu. Biasanya pria pemalu cenderung takut menatap mata Anda secara langsung, dan ketika ia mulai berani, tatapan matanya akan sangat mendalam kepada Anda namun langsung ia palingkan ke pandangan lain dan tentu durasi tatapan tidak akan lama.
4. Tanda Pria Pemalu Jatuh Cinta: Cenderung Menawarkan Bantuan
Pria pemalu terkadang malu atau gengsi untuk mengungkapkan cintanya, bukan hanya malu karena tidak ada keberanian. Pria pemalu yang jatuh cinta kepada Anda umumnya selalu menawarkan bantuan, sekecil apapun itu. Ia berusaha menutupi perasaannya kepada Anda sambil melakukan pendekatan melalui bantuan yang ia tawarkan. Walaupun ia berusaha menutupinya tetapi saat itulah Anda tahu tanda pria pemalu jatuh cinta kepada Anda.
5. Tanda Pria Pemalu Jatuh Cinta: Media Perantara
Pria pemalu umumnya lebih senang cerita kepada temannya untuk mendapatkan saran agar berani bertindak. Terkadang mereka juga cenderung menggunakan media sosial seperti Twitter dan Facebook untuk memantau keseharian Anda dan juga untuk menarik perhatian Anda terhadapnya. Nah, bila Anda mengupdate status FB atau tweet di Twitter, jangan heran akan ada status dan tweet baru dari seorang pria yang sama setiap saatnya tepat di atas status dan tweet Anda tersebut. Itulah salah satu tanda pria pemalu jatuh cinta yang sangat bagus untuk Anda manfaatkan sehingga bisa Anda arahkan untuk semakin berani mendekati Anda.




Pak ustadz gimana nih saya berumur dua puluh dua tahun, mempuyai seorang sahabat perempuan, sehingga kemana-mana saya terus bareng sama dia hukumnya bagaimana ustadz?

Jawaban:
Untuk Penanya Akhi Abdul Aziz Rahman, Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. Alhamdulillah. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad. Amma ba’du.
Sebelumnya, kami memohon maaf atas keterlambatan jawaban ini. Saudaraku, semoga Allah memberikan taufik-Nya kepadamu dan kami, masa muda memang masa yang penuh dengan godaan. Dan godaan yang menimpa kita bersumber dari dua pintu utama: pintu syubhat dan pintu syahwat. Pintu syubhat atau kerancuan pemahaman merupakan jeratan maut yang banyak memakan korban dari kalangan orang-orang yang mengaku dirinya sebagai pembela agama namun pada hakikatnya mereka terjerumus dalam penyimpangan-penyimpangan akibat kerancuan pemahaman yang merusak kejernihan hati mereka. Sedangkan pintu kedua yang tidak kalah dahsyatnya adalah pintu syahwat atau bujukan hawa nafsu yang juga telah banyak memakan mangsa. Dengan rayuan inilah syaithan menjajah keinginan dan kecintaan kita sehingga saking parahnya ada yang sampai menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya, wal iyaadzu billaah. Kita memohon kepada Allah keselamatan dari kedua bahaya ini.
Ketahuilah saudaraku, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menceritakan bahwasanya: “Kelak pada hari kiamat matahari didekatkan di atas kepala umat manusia dan keringat dosa mereka bercucuran membanjiri dan bahkan ada yang hampir tenggelam di dalam lautan keringatnya sendiri, alangkah teriknya matahari ketika itu. Namun subhanallah, Allah Yang Maha Pemurah memberikan sebuah keistimewaan bagi para pemuda yang tumbuh dalam ketaatan beribadah kepada-Nya, yaitu mereka akan mendapatkan naungan Arsy Allah ta’ala.”
( Hadits shahih itu terdapat di dalam Shahih Bukhori no. 660, 1423, 6479 dan 6806 dari Sahabat Abu Hurairah rodhiallahu ‘anhu yang menceritakan tujuh golongan yang akan memperoleh naungan dari Allah pada hari ketika tiada naungan kecuali naungan-Nya.)
Demikianlah balasan yang sangat menyejukkan hati kaum beriman. Adakah di antara kita yang ingin mendapatkannya? Maka sudah semestinya kita berlomba-lomba untuk meraih keutamaan yang sangat agung ini. Dan sudah saatnya kita tampil sebagai pemuda yang berani melakukan perbaikan diri dengan rajin mengaji, membaca Al Quran dan mempelajari Sunnah-Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terutama dalam perkara akidah dan ibadah. Karena dengan akidah yang lurus kita akan terbentengi dari jebakan syubhat. Dan dengan keteguhan dan kesabaran beribadah maka kita akan terbentengi dari jebakan syahwat. Ya, dengan kedua senjata inilah: keyakinan dan kesabaran, seorang pemuda akan bisa tampil di barisan depan menjadi calon-calon pemimpin agama. Allah ta’ala berfirman,
وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ
“Dan Kami pun menjadikan di antara mereka para pemimpin yang memberikan petunjuk dengan bimbingan perintah Kami karena mereka mau bersabar dan senantiasa meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. As Sajdah: 24). Ya Allah jadikanlah kami termasuk di antara mereka…
Akhi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Tidaklah aku tinggalkan sesudahku sebuah cobaan yang lebih berbahaya bagi kaum lelaki dibandingkan (cobaan yang berasal dari) kaum perempuan.” (HR. Bukhari no. 5096 dari Usamah bin Zaid rodhiallahu ‘anhu)
Beliau juga bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian berdua-duaan dengan perempuan kecuali ada mahram yang menyertainya.” (HR. Bukhari no. 5233 dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma)
Beliau juga bersabda tentang shaf yang terbaik bagi kaum lelaki dan kaum wanita di dalam sholat, “Sebaik-baik shaf bagi kaum lelaki adalah yang terdepan dan shaf terjelek bagi mereka adalah yang paling belakang. Sedangkan sebaik-baik shaf bagi perempuan adalah yang paling belakang dan yang terjelek adalah yang terdepan.” (HR. Muslim)
Lihatlah bagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu menjaga hubungan antara lelaki dan perempuan, sampai dalam hal barisan sholat mereka pun diusahakan saling berjauhan. Dan demikianlah yang dipahami oleh para Sahabat wanita rodhiallahu ‘anhunna di masa Nabi yaitu tidak diperbolehkan terjadinya berdesak-desakan atau campur baur lelaki dan perempuan. Hal ini sebagaimana dikisahkan oleh Ummu Salamah rodhiallahu ‘anha. Beliau mengatakan, “Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila telah selesai mengucapkan salam maka para wanita pun berdiri seketika sesudah selesai membaca salam. Adapun Nabi tetap diam dalam posisinya selama beberapa saat sebelum berdiri.” (HR. Bukhari no. 870). Ummu Salamah mengatakan, “Menurut kami, wallahu a’lam, beliau melakukan hal itu adalah dalam rangka agar kaum wanita segera beranjak pergi sebelum ada lelaki yang berpapasan dengan mereka.” (lihat Nashihati lin Nisaa’, hal. 119). Nah, kalau ketika sholat saja campur baur itu tidak boleh, maka apalagi di luar sholat… Tentunya lebih terlarang!!
Akhi, coba perhatikan sebuah hadits lagi. Pada suatu saat ada seorang wanita yang ingin berangkat haji dan suaminya telah terdaftar untuk mengikuti perang berjihad bersama pasukan kaum muslimin. Ketika si suami mendengar hadits, “Tidaklah boleh seorang lelaki berdua-duaan dengan seorang perempuan kecuali bersama dengan mahramnya.” Maka ia pun mengatakan, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya istri saya ingin berangkat haji sementara saya telah terdaftar untuk ikut berperang dalam pertempuran ini dan itu, lantas bagaimana? Maka beliau menjawab, “Kembalilah kamu dan berangkatlah haji menemani istrimu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Nabi juga bersabda, “Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir melakukan perjalanan sepanjang siang dan malam (dalam riwayat lain disebutkan, sepanjang dua hari) kecuali apabila dia ditemani dengan mahramnya.” (HR. Bukhari). Yang dimaksud dengan mahram bagi wanita adalah laki-laki yang telah baligh, yang ia tidak boleh menikah dengan wanita itu selamanya, baik karena nasab (garis keturunan) maupun karena sebab lain, sedangkan anak kecil yang belum baligh tidak memenuhi syarat sebagai mahram (lihat Fatwa-Fatwa untuk Anak Muslim, hal. 193). Allahu akbar! Adakah perlindungan terhadap kaum wanita yang lebih hebat daripada perlindungan yang diberikan oleh syariat Islam?! Karena memang demikianlah kekhususan kaum wanita. Dia adalah sosok yang terhormat dan tidak boleh untuk diobral.
Ibunda ‘Aisyah rodhiallahu ‘anha menceritakan bahwasanya tangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saja tidak pernah menyentuh tangan kaum wanita bahkan meskipun ketika sedang melakukan bai’at (ikatan janji setia dan taat kepada beliau) (HR. Muslim). Sehingga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengatakan, “Sungguh apabila kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan paku dari besi itu lebih baik baginya daripada harus menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath Thabrani dalam Mu’jamul Kabir, 20/211). Ummu Abdillah Al Wadi’iyah -semoga Allah menjaganya- mengatakan, “Hadits ini menunjukkan bahwasanya menyentuh perempuan ajnabiyah (bukan mahram) hukumnya adalah dosa besar dan merupakan celah menuju fitnah.” Imam Asy Syinqithi juga mengatakan, “Dan tak diragukan lagi bahwasanya terjadinya sentuhan antara tubuh dengan tubuh adalah akan mengundang hawa nafsu yang lebih kuat dan lebih keras dalam menyeret ke dalam fitnah daripada sekedar melihat dengan mata. Dan setiap orang yang bijak pasti mengerti kebenaran hal itu.” (Nashihati lin Nisaa’, hal. 123-124).
Oleh karena itulah, wahai saudaraku… tinggalkanlah kebiasaan buruk itu dan bertaubatlah kepada Allah. Karena bepergian bersama perempuan yang bukan mahram kita adalah terlarang dan jelas akan banyak mengundang campur tangan syaithan. Janganlah kau tertipu dengan bujuk rayu syaithan yang mengatakan, “Ah, kalian ‘kan sekedar berteman. Masa’ berteman saja dilarang.” Ketahuilah bahwa Allah dan Rosul-Nya telah memerintahkanmu untuk taat dan patuh kepada Nabi, bukan kepada syaithan.
Allah berfirman,
إِنَّ الشَّيْطَانَ لِلإِنسَانِ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (QS. Yusuf: 5)
Allah juga berfirman,
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ
“Dan apa saja yang dibawa Rasul maka ambillah dan apa saja yang dilarangnya bagi kamu maka tinggalkanlah.” (QS. Al Hasyr: 7)
Allah juga berfirman,
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Katakanlah: Jika engkau mencintai Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosa kamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran: 31)
Allah juga berfirman,
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً
“Dan tidaklah pantas bagi lelaki maupun perempuan yang beriman apabila Allah dan Rasul-Nya sudah memutuskan suatu perkara kemudian mereka justru mencari pilihan lain. Dan barang siapa yang durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya maka sungguh dia telah sesat dengan kesesatan yang nyata.” (QS. Al Ahzab: 36)
Akhi, kembalilah ke jalan Tuhanmu, dan ingatlah bahwa siksanya sangat pedih. Bertaubatlah dengan ikhlas dengan menyesali perbuatanmu, bertekad kuat untuk tidak mengulanginya, mintalah pertolongan kepada-Nya dan beritahu sahabatmu dengan cara yang baik-baik. Kami nasihatkan supaya antum mencari bacaan majalah-majalah remaja Islami yang bermanfaat seperti El Fata atau Tashfiya untuk mengisi waktu luang antum dan meringankan proses perubahan ini. Semoga hal itu bisa membantu antum untuk memahami ilmu-ilmu syar’i dan kemudian mengamalkannya. Semoga Allah memudahkan berbagai macam kebaikan bagimu; ilmu yang bermanfaat, amal yang shalih dan teman-teman yang baik. Dan semoga Allah mengumpulkan kita semua di dalam golongan hamba-hambaNya yang senantiasa bertaubat dan mendapatkan limpahan rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala. Sesungguhnya Dia adalah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Wallaahul musta’aan. Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.