Total Tayangan Halaman
Selasa, 20 Januari 2015
KELUARGA YANG BERUNTUNG DEKAT DENGAN AL QUR'AN
Seseorang yang selalu dekat dengan Al-Quran dengan membaca, mempelajari dan mengamalkannya maka ia mendapat petunjuk. Sebaliknya, orang yang jauh dengan Al-Qur’an maka ia semakin jauh dari petunjuk. Jadi semakin dekat seseorang dengan Al-Quran maka ia semakin bahagia. Semakin jauh dengan Al-Quran maka ia semakin sengsara.
Untuk mengetahui sejauh mana kebahagiaan seseorang atau kesengsaraan seseorang, maka kita dapat melihatnya dari sejauh mana kedekatan seseorang dengan Al-Qur’an. Seseorang yang selalu dekat dengan Al-Qur’an dengan membaca, mempelajari dan mengamalkannya maka ia mendapat petunjuk. Sebaliknya, orang yang jauh dengan Al-Qur’an maka ia semakin jauh dari petunjuk. Jadi semakin dekat seseorang dengan Al-Qur’an maka ia semakin bahagia. Semakin jauh dengan Al-Qur’an maka ia semakin sengsara.
Orang tua yang berhasil mendidik dan mendekatkan anaknya kepada Al-Qur'an maka ia akan menjadi orang beruntung. Anaknya tersebut akan menjadi investasi menguntungkan untuknya di dunia dan akhirat. Anak yang hafidz tersebut akan memberikan tiket surga untuk orang tuanya di akhirat kelak.
Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup. Ia ibarat pelita dan cahaya dalam kegelapan yang menerangi kehidupan manusia. Dengan cahaya ini manusia dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah, mana yang petunjuk dan mana kesesatan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar