10 Hal yang Bisa Membuka Pintu Rezeki Setiap Hari
Berikut ini adalah beberapa tips dan nasehat dari para ‘alim agar dipermudah rezekinya:
1.Bertawakal dan hanya berharap kepada Allah
Dengan
tawakal, maka seseorang akan dikaruniai rasa kaya oleh Allah SWT. Meski
mungkin tidak berlebih, tapi ada perasaan kaya dalam hati. Firman-Nya:
“Barang siapa bertawakal kepada Allah (SWT), niscaya Allah (SWT) mencukupkan (kebutuhannya).” (At-Thalaq: 3)
Nabi s.a.w. bersabda:
“Seandainya
kamu bertawakal kepada Allah (SWT) dengan sebenar-benar tawakal,
niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari
lapar dan sore hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmidzi, Ibnu
Majah, Ibnu Hibban, al -Hakim dari Umar bin al-Khattab ra).
2. Memperbanyak Istighfar
Istighfar
adalah rintihan dan pengakuan dosa seorang hamba di depan Allah (SWT),
yang menjadi sebab Allah (SWT) berbelas kasih pada hamba-Nya lalu Dia
berkenan melapangkan jiwa dan kehidupan si hamba.
Sabda Nabi saw:
“Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah (SWT) akan menghapus
segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya
rezeki dari arah yang tidak disangka.” (Riwayat Ahmad, Abu Daud,
an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al -Hakim dari Abdullah bin Abbas ra)
3.Tinggalkan perbuatan dosa
Istighfar
tidak laku di sisi Allah (SWT) jika masih buat dosa. Dosa bukan saja
membuat hati resah, bahkan bisa menutup pintu rezeki. Sabda Nabi s.a.w. :
“… Dan seorang pria akan diharamkan baginya rezeki karena dosa yang dibuatnya.” (Riwayat at-Tirmidzi)
4.Berzikir dan selalu ingat Allah (SWT)
Banyak
ingat Allah (SWT) membuat hati tenang dan kehidupan terasa lapang. Ini
rezeki yang hanya Allah (SWT) berikan kepada orang beriman. Firman-Nya:
“(Yaitu)
orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat
Allah (SWT). Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah (SWT) hati menjadi
tenteram. “(Ar-Ra’d: 28)
5.Berbakti dan mendoakan orang tua
Dalam
hadits riwayat Imam Ahmad, Rasulullah s.a.w. berpesan agar siapa yang
ingin panjang umur dan ditambahi rezekinya, harus berbakti kepada
orangtua dan menyambung tali kekeluargaan. Beliau s.a.w. juga bersabda:
“Siapa
berbakti kepada orang tuanya maka kebahagiaanlah buatnya dan Allah
(SWT) akan memperpanjang umurnya.” (Riwayat Abu Ya’ala, at-Thabrani,
al-Asybahani dan al-Hakim)
Mendoakan orang tua juga menjadi sebab mengalirnya rezeki, berdasarkan sabda Nabi saw :
“Bila
hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya niscaya
terputuslah rezeki (Allah (SWT)) darinya.” (Riwayat al-Hakim dan
ad-Dailami)
6. Berbuat baik dan menolong orang yang lemah
Berbuat
baik kepada orang yang lemah ini termasuk berbakti dan membuat senang
orang tua, orang sakit, anak yatim dan fakir miskin, juga istri dan
anak-anak yang masih kecil. Sabda Nabi s.a.w. :
“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan karena orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)
7. Tunaikan hajat orang lain
Menunaikan
hajat orang menjadi sebab Allah (SWT) melapangkan rezeki dalam bentuk
tertunainya hajat sendiri, seperti sabda Nabi saw:
“Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah (SWT) akan menunaikan hajatnya” (HR Muslim)
8. Perbanyaklah bershalawat
Ada
hadis yang menganjurkan bershalawat jika hajat atau cita-cita tidak
tercapai. Karena shalawat itu dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan,
dan kesulitan serta memperluas rezeki dan menyebabkan terlaksananya
semua hajat. Wallahu a’lam.
9. Banyak berbuat kebaikan
Ibnu Abbas berkata:
“Sesungguhnya
kebajikan itu memberi cahaya pada hati, kemurahan rezeki, kekuatan
jasad dan disayangi oleh makhluk yang lain. Sedangkan kejahatan pula
bisa menggelapkan rupa, menggelapkan hati, melemahkan tubuh, sempit
rezeki dan makhluk lain mengutuknya. “
10.Bangun pagi lebih awal (Jangan tidur sampai siang)
Menurut
Rasulullah saw, Allah SWT membagikan rezekinya pada waktu pagi. Maka
memulai aktifitas sesudah sholat subuh berjamaah sangat baik dilakukan.
Ada banyak manfaat juga yang bisa didapatkan dari bangun lebih pagi ini
dalam kesehatan. Ingat, kesehatan juga adalah rejeki yang tiada terkira.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar